Korupsi adalah hal yang luar biasa

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahuwa sedih dengan pelemahan KPK selama ini. Matanya bahkan berkaca-kaca saat dimintai pernyataannya terkait pengerahan polri dalam pengepungan KPK untuk menjemput penyidik Novel.

Dia mengaku sedih, karena menurutnya, koruptor di Indonesia memiliki peranan paling aktif dalam mengadu domba antara Polri-KPK. “Artinya kan koruptor tepuk tangan karena berhasil mengadu domba. Koruptor punya tiga kekuatan, mereka punya duit, gank, dan senjata,” ungkap Abdullah Hehamahuwa, ditemui di FEB MM UGM Yogyakarta, Sabtu (6/10/2012).

Kekuatan yang dimaksudkan Abdullah Hehamahuwa, terlihat sebagaimana terjadi ketika polisi mengepung KPK untuk menjemput penyidik terbaik di lembaga super power tersebut. Meski dia menyatakan tidak perlu mengkhawatirkan hal itu, namun kenyataannya Abdullah memang mengaku amat sedih dengan kondisi tersebut.

Menurutnya, korupsi telah menghancurkan tatanan politik, sosial, dan ekonomi. Bahkan, dia menyebut di sektor apa saja di Indonesia tidak ada yang lepas dari korupsi. Sebab itu, dia mengatakan bahwa korupsi merupakan extra ordinary crime atau kejahatan luar biasa.

Abdullah Hehamahuwa menegaskan perlunya UU yang luar biasa pula untuk mengatasi hal itu. Demikian juga organisasi, hukum acara KPK juga harus luar biasa, termasuk manusianya. Menurutnya, UU memberi kewenangan KPK karena penegak hukum lainnya dianggap tidak efektif dalam pemberantasan korupsi.

 

Source: Tribunejogja.com

Article By: Yoseph Hary W

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s